RepublikeXpose.com //
KABUPATEN TANGERANG– Berangkat dari semangat meneruskan perjuangan dan cita-cita almarhum ayahandanya, tokoh pemuda Dadap, Kabupaten Tangerang, Asim Dames mendirikan Yayasan Babah Dames Indonesia (YBDI). Yayasan tersebut dibentuk sebagai wadah pelayanan sosial yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Tangerang. Minggu (12/07/2026)
Asim Dames menjelaskan, kehadiran Yayasan Babah Dames Indonesia tidak hanya ditujukan sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga konsultasi dan bantuan hukum.
“Insya Allah YBDI (Yayasan Babah Dames Indonesia) bukan sekadar tempat yang aman, tetapi menjadi tempat edukasi dan rehabilitasi kehidupan masyarakat melalui layanan pendidikan, kesehatan, dan bantuan hukum,” ujar Asim saat diwawancarai di kediamannya.
Selain fokus pada pelayanan sosial, YBDI juga tengah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan program pelatihan kerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurut Asim, program tersebut tidak hanya memberikan sertifikat pelatihan, tetapi juga membuka peluang kerja bagi para peserta.
“Kami terus berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan pelatihan kerja yang bukan hanya menghasilkan selembar sertifikat, tetapi juga memberikan kesempatan kerja sehingga taraf hidup masyarakat dapat meningkat menjadi lebih baik,” tambahnya.
Asim berharap seluruh program yang telah dirancang dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Ia optimistis Yayasan Babah Dames Indonesia dapat menjadi wadah pemberdayaan sosial yang berkelanjutan sekaligus meneruskan nilai-nilai perjuangan dan kepedulian sosial yang diwariskan almarhum ayahnya.
Dengan mengusung visi kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat, Yayasan Babah Dames Indonesia diharapkan mampu menjadi mitra bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup melalui akses pendidikan, layanan kesehatan, bantuan hukum, serta pengembangan keterampilan kerja.
Red **









