RepublikeXpose.com : JAKARTA — Satuan Brimob Polda Metro Jaya menyiagakan Personil dari Batalyon A dan Batalyon C Pelopor untuk mengantisipasi penyampaian aspirasi Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026). Langkah tersebut dilakukan guna menjaga keamanan dan memastikan aktivitas di sekitar kawasan tetap berlangsung tertib.
Sekitar -+300 peserta membawa sejumlah tuntutan, di antaranya kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gula petani menjadi Rp16.875 per kilogram, penghapusan Harga Eceran Tertinggi (HET) gula, serta peningkatan rendemen tebu minimal 8 persen. Menghadapi penyampaian aspirasi tersebut, jajaran Brimob bersiaga dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan terukur serta tetap menghormati hak warga dalam menyampaikan pendapat.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan kesiapan jajaran merupakan bagian dari upaya menciptakan rasa aman selama aspirasi disampaikan. “Kami mengedepankan pengamanan yang humanis dan terukur, dengan tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Harapannya, seluruh rangkaian dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Dukungan kendaraan operasional dan perlengkapan kepolisian disiapkan sesuai kebutuhan lapangan. Seluruh anggota juga diarahkan menjaga disiplin, tidak meninggalkan titik pengamanan tanpa izin, serta segera menyampaikan laporan apabila terjadi perkembangan yang menonjol.
Brimob Polda Metro Jaya mengajak peserta menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak mudah terprovokasi. Masyarakat di sekitar lokasi juga diimbau tetap tenang serta mengikuti arahan petugas demi menjaga kenyamanan bersama. Untuk membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110.
Rham/Red
Humas Brimob Polda









