RepublikeXpose.com :
LEMBATA –
Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K, MSi, diminta segera menindak tegas oknum anggota Polsek Omesuri, Kecamatan omesuri, Kabupaten Lembata yang diduga terlibat membekingi penyaluran Bahan Bakar Minyak ( BBM) Solar bersubsidi untuk para nelayan kecil di Balauring.
“Permintaan ini disampaikan sumber kuat media ini melalui keterangan tertulisnya maupun via ponsel pada Jumad (21/8/2026)
Menurut sumber yang juga berprofesi sebagai nelayan ini, fakta yang terjadi selama ini untuk jatah BBM Solar subsidi bagi para nelayan kecil, diduga di ambil semua oleh oknum polisi yang membekingi. Hal ini jelas merugikan para nelayan di Balauring karena tidak bisa melakukan aktifitas melaut.
“Kalaupun kami turun laut, terpaksa harus membeli BBM dengan harga lebih mahal dari pengecer yang berjualan di pinggir jalan atau di kios – kios kecil”. ungkap sumber yang enggan namanya di tulis ini.
“Bukan itu saja lanjut sumber ini, oknum polisi di maksut juga secara terang – terangan bertindak seperti petugas SPBU memegang Nosel dan mengisi BBM di jerigen para pedagang ( pelaku ekonomi, red) yang berada di Balauring.
“Fakta yang terjadi membuat petugas operator dan pengawas di SPBU Balauring tidak berbuat apa – apa dan lebih memilih tidak masuk kerja. ” Ini yang kami sesali karena sangat merugikan kami sebagai nelayan kecil yang mengais nafkah di laut”. keluh sumber ini.
Lebih lanjut sumber ini menerangkan, indikasi kuat keterlibatan oknum polisi berjumlah tiga (3) orang ini, terlihat jelas saat ada BBM yang masuk di SPBU Balauring
Mereka ( oknum polisi, red) bersama Kapolseknya terlihat selalu berada di SPBU dengan alasan melakukan pengamanan, pengawasan dan penertiban. Namun kenyataanya terbalik, dimana jatah BBM untuk nelayan tidak di peroleh. Justru yang terjadi BBM tersebut di peruntukan bagi para pedagang yang selama ini diduga di beking oleh oknum polisi tersebut”. tutup sumber ini seraya meminta bapak Kapolda NTT melalui bagian Propam menindak tegas ulah oknum polisi dimaksut.
Informasi lain yang di terima media ini menyebutkan, sebelumnya bagian Paminal Polres Lembata telah turun ke Polsek Omesuri terkait adanya informasi keterlibatan oknum polisi berinisial ” R'” namun tidak ada tindakan apapun.
Hingga berita ini di turunkan, Kapolsek Omesuri belum berhasil di konfirmasi media ini ( Tim)









