Pompa Hidram TNI – AD Atasi Kesulitan Air Dan Turunkan Stunting Di Desa Popo Manggarai

Berita Daerah18 Dilihat

RepublikeXpose – Manggarai

Pompa Hidram TNI – AD yang disalurkan langsung oleh Kasrem 161/ Wira Sakti Kupang, Kolonel Simon Petrus Kamlasi pada tahun 2021 di Desa Popo, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, ternyata memberi manfaat yang besar bagi masyarakat setempat yang sangat kesulitan air bersih.

Selain dapat memenuhi kebutuhan air minum, kehadiran Pompa Hidram ini sangat membantu menurunkan angka Stunting yang begitu tinggi di desa kami.

Hal ini disampaikan Kepala Desa (Kades) Popo, Darius Ceha dalam sambutannya saat Kasrem 161/Wira Sakti Kupang, melakukan kunjungan ke Desa Popo, meninjau Pompa Hidram.

“Pompa Hidram ini kalau diibaratkan sama dengan kita melawan ciptaan Tuhan, mengingat dulu 305 KK di desa ini sangat kesulitan air bersih. Tapi sekarang dengan kehadiran Pompa air Hidram pada tahun 2021, sudah sangat membantu kami dan masyarakat tidak minum air dari kali lagi,” ungkapnya.

Menurut sang Kades, kehadiran Pompa air Hidram ini sangat luar biasa. Selain mengatasi kebutuhan air minum, juga memberi dampak positif terhadap penurunan angka Stunting yang begitu tinggi.

“Sangat luar biasa pak Simon, karena dengan adanya pompa Hidram ini, angka Stunting di desa kami mengalami penurunan dari 26 persen menjadi 12 persen saja,” terang Kades Popo.

Hal senada juga di sampaikan Kepala Dusun Pora, Monaldus Pangg, menanggapi kehadiran Pompa air Hidram yang telah mengatasi kesulitan air minum di desanya.

“Kami berharap agar program ini terus berlanjut sehingga bisa melihat lebih dekat kebutuhan masyarakat di desa ini,” harapnya

Sementara itu Camat Satarmese Utara, David S. Jehadu dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kolonel Simon Kamlasi yang telah membantu pompa Hidram bagi masyarakat desa Popo.

Harapan yang sama juga datang dari Kades Lela, Valensius Papung.

“Kami juga berharap agar di Desa kami juga bisa di adakan pompa air Hidram, mengingat banyak lahan tidur yang tidak dikelola karena kekurangan air,” pinta Valensius.

Atas semua permintaan tersebut, Kasrem 161/Wira Sakti Kupang, menyatakan siap memenuhi permintaan masyarakat.

“Saya bisa jawab semuanya tapi kita jangan fokus ke Hidram saja, melainkan harus bisa menjaga alam dan air. Saya akan tamba pompa lagi dan saya harap pompa ini tetap terjaga,” tutup Simon.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *