Pemberangkatan Personil TNI – POLRI Dan Data Sementara Dampak Gempa Bumi Di Tapanuli Utara

Berita Daerah35 Dilihat
Taput, RepublikeXpose.com
Acara pemberangkatan Personil TNI -POLRI dan bantuan sembako atas terkait terjadinya musibah atau bencana alam gempa bumi di Tapanuli Utara bertempat di Posko Bencana Alam TNI – POLRI di halaman kantor Bupati Taput di hadiri Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjendpol Panca P Simanjuntak, Pangdam diwakili Dandrem, Gubernur sumatera utara di wakili, Bupati Taput Drs.Nikson Nababan, Kapolres Taput, Dandim. (Minggu, 02/10/2022).
Pada kesempatan itu Kapoldasu Irjendpol Panca Simanjuntak mengatakan, ” saya berharap agar Bapaka Kapolres dan Bapak Dandim bisa membantu Bapak Bupati, kalau ada yang dibutuhkan ngomong sama saya, apa yang bisa saya bantu akan saya bantu”.
“Begitu juga buat Bapak Pangdam yang diwakili Bapak Dandrem, kita semua memberi suport penuh kepada pemerintah Taput untuk memperbaiki dampak akibat gempa, saya juga berharap kepada teman-teman media untuk ikut membantu memberikan sosialisasi termasuk ketenangan kepada masyarakat dan jumlah Personil gabungan TNI -POLRI yang kita turunkan membantu masyarakat berjumlah 1020 personil,” ucapnya.
Bupati Tapanuli Utara Drs.Nikson Nababan MSi bermohon kepada teman-teman Wartawan agar saling membantu, ” ekonomi masyarakat harus terus berjalan, jangan sampai ada berita-berita hoax yang membuat masyarakat kita jadi terganggu psikisnya,” harapnya.
Bupati Tapanuli Utara juga menerangkan jumlah bantuan sembako berjumlah 6840 paket untuk 7 kecamatan yang paling berdampak yaitu Kecamatan Parmonangan, Kecamatan Sipoholon, Kecamatan Tarutung, Kecamatan Siatas Barita, Pagaran, Sipahutar dan Pahae Jae.
Bencana alam gempa bumi telah menimbulkan kerusakan atas sebanyak 1.316 rumah warga, 72 tempat ibadah, 31 saluran irigasi dan fasilitas lainnya berdasarkan data terkini yang dihimpun Posko bencana alam, hingga pukul 12.03 WIB, Minggu (2/10).
“Sesuai data terkini pada pukul 12.30 WIB, sebanyak 1.316 rumah warga, 72 rumah ibadah, dan 31 ruas jalan rusak akibat gempa,” terang Bupati di Posko bencana alam, halaman Kantor Bupati Taput, Minggu.
“Jumlahnya masih dimungkinkan bertambah karena pendataan masih terus berlangsung,” jelasnya.
Selain rumah warga, tempat ibadah dan ruas jalan, sebanyak 9 unit jembatan, 23 fasilitas pendidikan, 3 fasilitas kesehatan, 25 kantor pemerintahan, 3 kantor swasta, 34 tembok penahan tanah, 35 saluran irigasi, 3 tiang PLN, 2 LPJU, 1 tempat wisata, 9 fasilitas air bersih juga mengalami kerusakan.
Dalam pemetaan dampak gempa bumi, setidaknya terdapat 5 kecamatan yang paling banyak mengalami kerusakan dan dampak guncangan menimbulkan korban jiwa maupun korban luka-luka di wilayah Taput.
Di Kecamatan Tarutung, sisi kerusakan pada 475 unit rumah warga, 13 rumah ibadah, 15 ruas jalan, 1 unit jembatan, 8 fasilitas pendidikan, 1 fasilitas kesehatan, 5 unit kantor pemerintahan, 25 tembok penahan tanah, 5 unit saluran irigasi, 2 buah tiang PLN, 1 orang meninggal dunia dan 8 korban luka.
Di Kecamatan Sipoholon terdapat kerusakan 254 unit rumah warga, 17 tempat ibadah, 9 ruas jalan, 1 unit jembatan, 8 unit kantor pemerintahan, 4 tembok penahan tanah, 1 unit saluran irigasi, 1 tiang PLN dan guncangan gempa bumi mengakibatkan delapan warga luka-luka.
Sementara di Kecamatan Siatasbarita, guncangan gempa menimbulkan kerusakan 180 unit rumah, 9 tempat ibadah, 6 ruas jalan, 6 unit jembatan, 10 kantor pemerintahan, 3 kantor swasta, 4 tembok penahan tanah, 19 saluran irigasi, 1 tempat wisata dan mengakibatkan 6 warga luka-luka.
RE/Herman Hutasoit/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *