Klarifikasi Terkait ” Mobil Siaga Desa Digunakan Plesiran “

Berita Daerah35 Dilihat

Bogor, RepublikeXpose.com

Desa Kedung Waringin Kecamatan Bojonggede – Kabupaten Bogor, Klarifikasi Terkait berita” Mobil Desa Siaga Kedung Waringin yang Digunakan Plesiran Ke pantai” pada hari sabtu malam minggu tanggal 21 Mei 2022.
Hasil penelusuran dan Klarifikasi awak media kepada pasien yang saat itu memakai kendaraan yaitu Fahrul Roji 25/05/2022, saat di minta tanggapannya oleh awak berita tentang berita yang sedang semarak di media tersebut pasien menjelaskan “Saya memang meminta bantuan kepada pihak Desa untuk membantu mengantar ke daerah Pelabuhan Ratu pada tanggal 18 Mei 2022, untuk melakukan pengobatan alternatif.
Dikarenakan “saya adalah warga Desa Kedung Waringin Rw. 14 maka saya memohon bantuan kepada Desa dan diijinkan oleh pihak Desa. Lebih lanjut Fahrul Roji menjelaskan Setelah saya berobat, kami lantas  pulang pada hari yang sama yaitu Sabtu, tanggal 21 Mei 2022.
Dalam perjalanan pulang sopir terlihat mengantuk dan lelah maka saya meminta untuk mampir sejenak  beristirahat untuk minum kopi di pinggir pantai selama kurang lebih 3 jam, sambil istirahat tersebut saya berjalan di pasir pantai yang berfungsi untuk terapi kaki setelah itu kami melanjutkan perjalanan.
Lalu awak media menemui  kepala Desa akan tetapi tidak ada di tempat untuk konfirmasi dikarenakan Kepala Desa Kedung Waringin Bapak Nuryadi sedang memenuhi undangan dari pemerintah Kabupaten Bogor dan berlanjut ke RS PMI Bogor dikarenakan Ibu Dari  kepala Desa sedang sakit dan dirawat.
Saat awak media mempertanyakan kepada staf Desa yang ada namun enggan disebut namanya menyatakan, memang benar mobil siaga Desa tersebut di gunakan ke Sukabumi tetapi bukan untuk jalan- jalan akan tetapi mengantar warga masyarakat untuk berobat yang beralamat kampung Tapos, Desa Mekar Nangka, Citarik, Kecamatan Cikidang, ada pula ahli terapi tersebut bernama baping Acu.
Lebih lanjut staf Desa menjelaskan bahwa ada pengajuan pinjaman unit siaga oleh masyarakat dan ada surat jalannya pak, jadi sekali lagi bukan untuk jalan-jalan. Pungkasnya. 
RE/Albert/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *