Di Musim Covid -19, Semua Perhotelan Terpukul, Namun Grand Tamaro Hotel Parapat Mampu Bertahan

Berita Daerah36 Dilihat
RepublikeXpose.com, Parapat – Hampir semua hotel di nusantara ini terpukul akibat virus covid, -19 ini, namun Grand Tamaro Hotel Parapat masih dapat bertahan , ungkap operasional manajer Ridolli Butar- Butar, SE didampingi Accounting , Lerry Fenson Nainggolan saat republikexpose (RE) berkunjung ke hotel ini Kamis (11/2-2022). Dua pejabat hotel sejoli ini begitu ramah, benar benar menguasai etika jasa perhotelan, sembari berekspresi menjelaskan kawasan hotel ini yang tergolong lux , namun demikian owner hotel masih berupaya semaksimal  mungkin melengkapi fasilitas penunjang lainnya , seperti bar, singing hall, sarana olah raga dan berusaha  menambah jumlah kamar dari 76 kamar tempat tidur yang sudah ada. 
Hotel yang beralamat di jalan TPR Sinaga ini sangat strategis karena depan hotel benar benar menghadap Danau Toba yang indah . Di pagi hari, panorama pantai begitu sejuk nan asri. Sehingga tetamu hotel dapat leluasa menikmati keindahan alam , mendengar derasnya ombak di malam hari, dari kejauhan dapat melihat “batu gantung” yang nempel di bukit seberang hotel. Inilah yang membuat tamu merasa betah tinggal di hotel . 
Ketika ditanya animo tamu yang berkunjung baik tamu domestik maupun tamu dari luar  negeri terhadap petugas hotel , menurut Butar – Butar , pada umumnya masih minim servis atau tata krama dari karyawan. “Inilah keluhan para tamu khususnya tamu dari luar negeri seperti bahasa yang belum fasih maupun kesopanan para karyawan yang masih banyak kekurangan,” tandas Ridolly dengan wajah senyum. 
Kebetulan, sore kamis dalam kunjungan RE,  tampak suasana tamu hotel lalu lalang, turun naik ke lantai atas menggunakan lift, sementara di ruang lobby dan restoran hampir penuh deretan kursi terisi. “Lagi rame tamu kita bang ya, ” tanya RE . Lantas Butar – Butar menjelaskan bahwa para tetamu berrasal dari Rapat Guru se Kabupaten  Simalungun. Yah untunglah pa, masih ada acara seperti ini, bisa terbantu operasional hotel, ” tandas Butar – Butar dengan semangat. 
 Hotel Grand Tamaro memiliki lahan dua lokasi dipisah jalan TPR Sinaga. Pada dua lahan itu masing masing tersedia parkir mobil. Dan pada lahan depan hotel utama sedang dipacu pihak manajemen membangun kamar tempat tidur . Sebab, sering acara rapat kapasitas 400 peserta gagal di hotel itu sebagai masih kurangnya kamar tidur . “Yah, inilah kendala kita,” tandas Ridolli dengan penuh optimis. 
RE/M sormin/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *