PEMKOT BITUNG DAN TNI/POLRI TERJUNKAN RATUSAN PERSONIL PADA PENGOSONGAN LAHAN KEK

News40 Dilihat
RepublikeXpose.com,BITUNG SULUT-Terkait rencana pengosongan lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kelurahan Sagerat Weru Satu,Kecamatan Matuari Kota Bitung,Pemkot Bitung dan TNI/POLRI menyiapkan ratusan personil.kamis 11/11/2021
Saat di konfirmasih Asisten 1 Pemkot Bitung,Julius Ondang menjelaskan bahwa ratusan Personil Satpol PP disiapkan untuk memback up Personil dari Pemprov Sulut yang akan melaksanakan pengosongan lahan.
“Kami (Pemkot_red) hanya memback up. Karena proses pengosongan lahan gawean Provinsi sebagai pemilik lahan KEK,” ungkap Julius.
Ondang menambahkan,Personil Satpol PP yang akan diturunkan memback up proses pengosongan lahan KEK, sebanyak 150 orang dilengkapi dengan alat pelindung aksi massa.
“Tidak hanya Satpol PP. Tenaga kesehatan juga kita siapkan di lokasi, termasuk Puskesmas yang ada di sekitar lokasi lahan KEK disiagakan,” 
Selanjutnya Ondang juga menambahkan bahwa dalam giat tersebut, semua camat harus berada di lokasi saat penertiban untuk mengantisipasi jika ada warga yang belum memiliki rumah,maka akan di siapkan tempat penampungan.
“Lokasi pengungsian sementara kita siapkan, makanya semua camat diminta hadir di lokasi saat proses pengosongan,” imbuhnya.
 
Terpisah,Kasubbag Humas Polres Bitung, AKP Hermanses Juda Katiandagho SE membeberkan, sebanyak 220 personil Polres Bitung disiapkan untuk pengamanan pengosongan lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
 
“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat proses pengosongan lahan Polres Bitung menyiapkan 220 personil,” katanya.
Ia juga menambahkan, personil yang disiapkan sesuai dengan surat perintah Kapolres Bitung, AKBP Alam Kusuma S Irawan SH SIK MH, lengkap dengan tugas masing-masing saat proses pengosongan lahan berlangsung.
 
“Mulai dari tadi malam sudah ada anggota yang disiagakan di pintu masuk KEK melakukan pengamanan sekaligus penyekatan,” jelasnya sembari menambahkan sesuai dengan perintah Kapolres, personil yang diturunkan diminta untuk lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
 
Dari data yang berhasil dihimpun media ini, warga dari luar kota yang menduduki lahan KEK sebanyak 724 Kepala Keluarga dan 2.274 jiwa. Sementara warga Kota Bitung yang tinggal dilahan milik Pemprov Sulut itu sekitar 1.126 Kepala Keluarga dengan 4.258 jiwa.
(Christo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *