WARGA BITUNG SULUT KELUHKAN KONDISI TOWER TV YANG TIDAK TERAWAT

News35 Dilihat
Repulikexpose.com,BITUNG SULUT-Tower dengan ketinggian kurang lebih 60 meter milik TV Bitung atau Radio Bitung (RTB),Kini dalam kondisi tidak terawat dan menjadi kecemasan dan kekawatiran sejumblah warga sekitar.
Pasalnya kondisi tower RTB saat ini, terbengkalai dan tak terawat! Dengan kondisinya saat ini, kemungkinan sewaktu-waktu bisa ambruk dan menimpa pemukiman warga.
Terpantau oleh sejumlah awak media, sejumlah fasilitas berupa dua unit bangunan, yang dahulunya difungsikan sebagai kantor dan ruangan siar serta bangunan genzet, kondisinya tak terawat seperti kondisi tower RTB.
Selain itu, dua unit piringan satelit yang berada di sisi kanan bangunan utama dan belakang, diwilayah Kelurahan Wangurer Utara, lingkungan II RT: 08 Kecamatan Madidir kota Bitung dengan kondisi yang sama,terbengkalai dan tak terawat.
Salah satu warga yang tinggal di sekitar berdirinya tower RTB, Rina Makawimbang menyampaikan kekhawatirannya dengan kondisi tower yang sudah karatan, apalagi ketika cuaca berangin dan gempa.
“Kami hanya bisa berdoa karena saat ditiup angin, tower tersebut mengeluarkan suara menakutkan, seakan-akan mau roboh” ungkapnya. Senin (18/10).
Rina pun menceritakan kekawatirannya pada waktu lalu ketika terjadi gempa, dirinya bersama suami dan keluarganya langsung berlari keluar rumah untuk memperhatikan kondisi tower RTB, yang hanya berjarak kurang dari 100 meter dari kediamannya.
“saat terjadi gempah beberapa waktu silam, kami keluar rumah dan langsung memperhatikan apakah tower sudah miring atau belum. Yang pasti kami sekeluarga tidak tenang karena kondisi tower tersebut sudah karatan dan kondisinya selama ini tidak ada perawatan sama sekali” ungkapnya.
Rina  kembali menambahkan, dirinya sempat mendengar kabar jika tower RTB, akan dibongkar dan dipindahkan ke lokasi yang lain yaitu di Pulau Lembeh, namun hingga saat ini belum terealisasi.
“Entah kenapa hingga saat ini, towernya belum juga dibongkar? Kami sempat melapor ke lurah dengan harapan ada jalan keluar dan perhatian dari pemerintah sehingga tidak memberikan kekawatiran lagi, jika towernya ambruk dan menimpa rumah kami” ungkapnya kembali.
Sementara itu, Lurah Wangurer Utara Syane Daly, saat dikonfirmasi awak media  terkait dengan keluhan warga dengan kondisi tower RTB, dirinya tak menampik.
Di hadapan awak media, syane mengatakan pihaknya sudah sering membahas tentang keluhan warga terkait dengan kondisi keselamatan warga di tingkat kota, terakhir pembahasannya disaat pemerintahan Max Lomban ketika menjabat sebagai Walikota Bitung.
“Memang betul masalah itu (tower, red) sudah beberapa kali kami bahas untuk mencari jalan keluar, tapi sayang sampai saat ini tidak ada realisasi” ujar Lurah Wangurer Utara.
Dengan kondisi saat ini, dirinya berjanji akan kembali melakukan koordinasi dengan instansi terkait atas kondisi tower RTB yang dikeluhkan dan mengancam warganya.
“Saya akan kembali berkoordinasi dan semoga ada tindak lanjut dari hasil rapat sebelumnya” tutup Syane.
(Ch)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *