RepublikeXpose.com //
JAKARTA — Organisasi kemasyarakatan Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB) kembali menegaskan komitmennya untuk tetap bersama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Penegasan tersebut disampaikan Ketua Umum JKB, Eta Wiwit, dalam kegiatan Halal Bihalal JKB yang digelar di kawasan Warung Kopi Punggawa, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (5/4/2026).
Dalam sambutannya, Eta Wiwit menyampaikan keprihatinan atas dinamika politik nasional yang dinilai berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan informasi di tengah masyarakat dan berisiko memicu perpecahan.
Menurutnya, maraknya informasi yang beredar di media sosial tanpa kejelasan sumber dan kebenaran dapat memperuncing konflik horizontal serta berpotensi mengarah pada disintegrasi bangsa.
“Banyak informasi yang berseliweran di media sosial dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hal ini berpotensi memperuncing perpecahan di tengah masyarakat,” ujar Eta Wiwit.
Ia mengimbau seluruh pengurus JKB di berbagai tingkatan, mulai dari DPW (provinsi), DPD (kabupaten/kota), hingga DPC (kecamatan) di seluruh Indonesia agar lebih selektif dalam menerima dan menyikapi informasi yang berkembang di masyarakat.
Pengurus JKB, kata dia, diharapkan mampu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi sebelum menyampaikan atau menindaklanjutinya kepada pihak terkait.
“Pelajari setiap informasi dengan baik dan pastikan kebenarannya. Jika sudah valid, laporkan atau diskusikan dengan pemerintah daerah maupun aparat TNI dan Polri setempat,” tegasnya.
Eta juga mendorong seluruh jajaran pengurus JKB untuk tetap berperan aktif membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya di tengah tantangan global yang berdampak pada sektor ekonomi, keamanan, dan pertahanan.
Menurutnya, JKB akan terus bersinergi bersama pemerintah serta aparat keamanan dalam menjaga keutuhan NKRI, termasuk mengantisipasi berbagai upaya yang berpotensi mengganggu ideologi negara dan konstitusi.
“JKB bersama pemerintah dan TNI/Polri berkomitmen menjaga keutuhan NKRI dari berbagai upaya yang dapat mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Jakarta Utara yang dikenal sebagai pegiat pluralisme dan kebhinekaan, Daenk Jamal, mengapresiasi konsistensi JKB dalam menjaga nilai-nilai persatuan nasional.
Ia menilai keberadaan JKB selama bertahun-tahun menunjukkan komitmen nyata organisasi tersebut dalam mendukung upaya pencegahan paham radikalisme dan intoleransi di tengah masyarakat.
“Saya memberikan apresiasi kepada JKB yang tetap konsisten menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, dan ras di Indonesia,” kata Daenk Jamal.
Kegiatan Halal Bihalal tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pengurus, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi organisasi secara internal dan eksternal dalam memperkuat peran sosial kemasyarakatan JKB.
Acara tersebut dihadiri sekitar 50 pengurus JKB dari berbagai tingkatan, serta perwakilan Kesbangpol, Polres Metro Jakarta Utara, Korem 052/Wijayakrama, dan sejumlah tokoh masyarakat Jakarta Utara.
Red **









