RepublikeXpose.com =
JAKARTA // Kepolisian kembali berduka atas wafatnya salah satu perwira terbaiknya, AKP Makarau. Almarhum meninggal dunia pada Senin, 23 Februari 2026, di RS Harapan Kita pada usia 57 tahun.
Kabar duka ini menambah daftar kehilangan di tubuh Kepolisian Republik Indonesia. Semasa hidupnya, AKP Makarau dikenal sebagai sosok perwira yang berdedikasi tinggi, disiplin, dan penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri.
Almarhum lahir di Desa Ntori Wawo, Bima, Nusa Tenggara Barat, pada 12 Desember 1968. Sejak mengabdikan diri di institusi Kepolisian, beliau menunjukkan loyalitas dan komitmen yang kuat terhadap tugas negara serta pelayanan kepada masyarakat.
Prosesi upacara penghormatan terakhir dipimpin oleh AKBP Eka Baasit, S.I.K., M.Si., selaku Wakil Direktur Intelkam Polda Metro Jaya, yang didampingi oleh Kasubdit 5 Intelkam sebagai inspektur upacara. Upacara berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum selama bertugas.
Turut hadir dalam prosesi tersebut sejumlah tokoh dan pejabat sebagai bentuk penghargaan terakhir, di antaranya Pendiri Petir Semi Manafe, Ketua Umum Petir E. Alex Kadju, serta Ketua TIB Jakarta Barat Jembo Luji.
Kepergian AKP Makarau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Almarhum meninggalkan seorang istri tercinta, Suryani, serta tiga orang anak.
Kehilangan ini menjadi duka besar bagi institusi Kepolisian dan masyarakat yang mengenal sosoknya sebagai perwira yang berdedikasi dan berintegritas. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
Will / Red








