RepublikeXpose.com // JAKARTA — Rangkaian kegiatan Pattimura International Big Fight 2026 dalam ajang “Pertandingan Tinju Ampro Era Prestasi Indonesia Emas” resmi memasuki tahap akhir melalui agenda weigh-in dan technical meeting yang digelar di Auditorium LPP TVRI Senayan, Jakarta, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan pertandingan tinju internasional yang digelar untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209 dengan mengusung semangat “Lawamena Haulala”.
Acara dihadiri jajaran promotor, pengurus tinju profesional, wasit internasional, pelatih, atlet, hingga stakeholder olahraga tinju nasional. Dalam sambutannya, Pembina Promotor Letkol Inf (Purn) G. Borlak, S.Sos., M.M. menegaskan bahwa penyelenggaraan event tersebut merupakan bentuk komitmen insan tinju dalam mengangkat kembali prestasi olahraga tinju Indonesia di level nasional maupun internasional.
“Kami ingin memberikan daya kejut untuk Indonesia bahwa tinju ini tidak mati. Tinju masih hidup dan masih bisa membawa nama besar bangsa di level dunia,” ujar Borlak dalam sambutannya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya ajang tersebut, mulai dari TVRI, promotor, perangkat pertandingan, hingga jajaran pemerintah dan aparat keamanan.
Menurutnya, dukungan lintas sektor sangat dibutuhkan agar olahraga tinju kembali mendapatkan perhatian serius dari pemerintah maupun kalangan industri olahraga nasional.
“Kami insan tinju membutuhkan perhatian. Tinju profesional telah melahirkan petinju-petinju besar Indonesia yang mengukir sejarah dunia. Kami ingin mengulang kejayaan itu di era sekarang,” katanya.
Borlak juga menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme dalam penyelenggaraan pertandingan, khususnya bagi perangkat pertandingan dan wasit hakim agar menjunjung tinggi sportivitas.
“Yang menang harus menang, yang kalah harus kalah. Tidak boleh ada keberpihakan. Pertandingan harus berjalan fair play demi menjaga marwah tinju Indonesia,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Borlak mengungkapkan bahwa persiapan penyelenggaraan pertandingan telah mencapai hampir 99,9 persen dan seluruh aspek teknis maupun administrasi telah dipersiapkan secara maksimal.
“Persiapan sudah 99,9 persen. Tinggal pelaksanaan pertandingan besok. Kami berharap seluruh petinju memberikan pertandingan terbaik,” ujarnya.
Ajang Pattimura International Big Fight 2026 diharapkan menjadi titik kebangkitan tinju profesional Indonesia sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat regional maupun internasional.
Selain membawa semangat sportivitas, event tersebut juga diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan serta semangat nasionalisme melalui olahraga, sejalan dengan nilai perjuangan Kapitan Pattimura yang diangkat dalam tema kegiatan tahun ini.(rafian)red









