RepublikeXpose.com // Kupang.–Kedatangan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka tiba di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (6/4) pagi sekitar pukul 10.00 WITA di sambut hangat Gubernur NTT Melky Laka Lena dan jajatan Forkopimda di Bandara El Tari Kupang.
Selanjutnya Wapres Gibran di arak menuju tempat pembukaan rangkaian kegiatan Pawai Paskah Pemuda GMIT (Gereja Masehi Injili di Timor) tahun 2026 di bundaran Patung Tirosa.
Terpantau saat tiba di bundaran Patung Tirosa, wapres Gibran disambut secara adat Natoni oleh kelompok masyarakat adat di Kupang.
Selain membuka pawai Paskah, Wapres Gibran juga memiliki agenda di Kota Kupang dan kabupaten Kupang dari tanggal 6 dan 7 April untuk meninjau potensi lumbung pangan, kunjungan sosial, serta menghadiri festival seni budaya di Kupang
Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Hendro Cahyono membenarkan rincian jadwal kegiatan kenegaraan tersebut. “Kegiatan utamanya adalah membuka pawai Paskah di Bundaran PU Kota Kupang,” kata Hendro pada Minggu (5/4/2026).
Wapres Gibran juga juga dijadwalkan mengunjungi
Sekolah Dasar (SD) Kaniti kecamatan Kupang tengah kabupaten Kupang, dan Kawasan agrowisata yang terletak di Kabupaten Kupang.
Rencanyanya setelah kunjungan di Kupang, Wapres Gibran dan rombongan akan bertolak menuju Manado.
Tampak institusi keamanan menyiagakan 1.500 personel gabungan dari unsur TNI dan Polri untuk menjamin kelancaran aktivitas kenegaraan
Wapres Gibran pada kesempatan itu menegaskan, Festival Paskah Pemuda GMIT bukan sekedar acara perayaan keagamaan tapi perayaan yang membawa pesan tentang pentingnya perdamaian dan toleransi.
“Apresiasi untuk Walikota dimana Festival Paskah juga akan didorong menjadi agenda wisata rohani. Ini sebagai langkah yang baik dan perlu kita dukung bersama. Mulai dukungan promosi, penguatan infrastruktur pelibatan UMKM, masyarakat lokal serta penguatan ekonomi kreatifnya,” ungkap Gibran Rakabuming Raka.
Menurutnya NTT memiliki modal kuat sebagai destinasi wisata rohani ada Semana Santa di Larantuka, patung Bunda Maria Bukit Segala Bangsa di Bukit Nilo Kecamatan Nita di Kabupaten Sikka. Dan jika ditambah Festival Paskah di Kupang akan menjadi daya tarik luar biasa untuk NTT.
“Sebagai bangsa yang majemuk dan kebhinekaan kita perlu menjaga persatuan, perdamaian dan nilai toleransi. Jangan jadikan perbedaan sebagai pemecah belah, jangan mudah terprovokasi dan jangan mudah percaya kabar bohong. Jika ada bibit kesalahpahaman segera di mediasi dan diklarifikasi serta cari jalan tengahnya, “harap Gibran.
Wapres Gibran juga menekankan pentingnya saling menguatkan, saling jaga dan saling kompak. Karena negara tidak dapat melakukan pembangunan dalam kondisi tidak stabil, tidak bersatu dan terpecah belah.
Dirinya juga mengapresiasi dan terimakasih kepada GMIT atas peran aktifnya selama ini dalam menjaga perdamaian, persatuan bangsa serta turut mendorong pembangunan masyarakat.
Wapres juga meminta Gubernur NTT untuk selalu mendukung program pemerintah Pusat terkait MBG, Sekolah Garuda, Kopdes, sekolah Rakyat dimana kedepannya akan berjalan optimal memberi manfaat bagi masyarakat serta memperkuat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan geopolitik saat ini.
Tampak hadir pada momentum itu, Komandan Korem (Danrem) 161/Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Hendro Cahyono, Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. Gubernur NTT Melki Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Irjen Pol. Purn. Dr. Drs. Johni Asadoma, M.Hum, Walikota Kupang dr. Christian Widodo, Wakil Walikota Kupang, Serena Cosgrova Franscies, S.Sos., M.Sc. wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan, Ketua DPRD NTT, Emilia Julie Nomleni, Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja, Dirut Bank NTT, Charlie Paulus. Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, Komunitas Disabilitas, Ketua Sinode GMIT dan seluruh Pengurus serta Anggota GMIT. ( CB)








