RepublikeXpose.com. : JAKARTA BARAT— PT ABADI MITRA SEJAGAD yang diwakili oleh Sugeng selaku penanggungjawab berkunjung menghadap dengan perwakilan Pengurus Paguyuban Rukan Citipark Business District ( CBD ) dikantor pengelola yang beralamat di jalan Malibu Raya RT 04/014 Kelurahan Cengkareng Timur kecamatan Cengkareng Jakarta Barat pada hari Rabu ( 21/10/2026 )
Pertemuan antar perwakilan pengurus dan Penanggung jawab PT AMS untuk melakukan sosialisasi secara terbuka sebelum melaksanakan survei maupun pemasangan perangkat parkir di lingkungan mereka.
Permintaan tersebut disampaikan dalam pembicaraan antara perwakilan warga dan pihak AMS yang membahas rencana pengelolaan parkir berdasarkan surat perintah kerja (SPK) dari PT Reka Rumanda Agung Abadi ( PT RRAA )
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan oleh perwakilan pengurus Karsono menegaskan bahwa setiap program yang akan dilaksanakan di lingkungan mereka perlu diawali dengan komunikasi, penjelasan, dan pertemuan bersama warga serta pihak-pihak yang berkepentingan. “Kata Karsono
Karsono juga menginginkan agar pihak PT AMS menjelaskan terlebih dahulu tujuan program, manfaat yang akan diterima warga, mekanisme pengelolaan parkir, serta lokasi yang direncanakan untuk pemasangan perangkat.
Menurut perwakilan Pengurus, survei maupun pemasangan perangkat sebaiknya tidak dilakukan secara langsung sebelum ada sosialisasi dan pembahasan bersama. ” Tambahnya
Lebih lanjut pengurus juga meminta agar pertemuan menghadirkan pimpinan atau direktur AMS agar memberikan penjelasan mengenai program dapat disampaikan secara langsung oleh pihak yang memiliki kewenangan.
* AMS Mengaku Menjalankan SPK dari PT RRAA *
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan PT AMS menjelaskan bahwa pihaknya menjalankan pekerjaan berdasarkan surat perintah kerja yang diterbitkan PT RRAA , PT AMS juga menyatakan telah mengantongi perizinan dari Dinas Perhubungan terkait pengelolaan parkir di lokasi tersebut. ” Jelas Sugeng
Perwakilan PT, AMS menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya telah berupaya melakukan sosialisasi secara administratif dengan menyampaikan surat pemberitahuan yang dilengkapi dokumen SPK dan kontrak kerja. Namun, menurut keterangannya, surat tersebut belum mendapatkan tanggapan dari pihak pimpinan yang dituju.
PT , AMS juga menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dan dokumen yang mereka miliki, pengelolaan fasilitas umum dan fasilitas sosial di lokasi tersebut masih berkaitan dengan PT RRAA karena belum diserahkan kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat .” Jelasnya
Meski demikian, PT AMS menyatakan tidak ingin pelaksanaan pekerjaan menimbulkan persoalan dengan warga. Karena itu, pihaknya berupaya membangun komunikasi dan menyepakati mekanisme sosialisasi sebelum melanjutkan tahapan pekerjaan.
Perwakilan PT ,AMS turut menegaskan bahwa persoalan antara pemilik toko atau warga dengan PT RRAA merupakan ranah tersendiri yang perlu diselesaikan oleh pihak-pihak terkait.
*Warga Minta Jadwal Pertemuan Pekan Depan
Warga kemudian mengusulkan agar pertemuan resmi dijadwalkan pada pekan berikutnya, dengan menghadirkan pimpinan PT AMS dan pihak-pihak terkait, termasuk perwakilan PT RRAA
Dalam pertemuan tersebut, pihak PT AMS diharapkan memaparkan secara terperinci rencana program, manfaat bagi warga, mekanisme pengelolaan, serta hak dan kewajiban masing-masing pihak.
Warga juga meminta agar komunikasi dilakukan secara terbuka untuk mencegah kesalahpahaman dan menghindari terjadinya ketegangan di lingkungan setempat.
Sementara itu, pihak PT AMS menyatakan bersedia berkoordinasi untuk menentukan jadwal pertemuan. Survei yang sebelumnya direncanakan pun disepakati untuk ditunda terlebih dahulu sambil menunggu proses komunikasi dan sosialisasi.
*Utamakan Dialog dan Kesepahaman
Warga berharap pelaksanaan program pengelolaan parkir dapat berjalan melalui proses komunikasi yang baik dengan melibatkan masyarakat terdampak.
Mereka menilai keterbukaan informasi merupakan hal penting agar warga memahami tujuan program, mengetahui manfaat yang ditawarkan, serta dapat menyampaikan pertanyaan maupun keberatan sebelum pekerjaan dilaksanakan.
Dengan adanya pertemuan resmi yang melibatkan pimpinan PT AMS, PT RRAA , dan perwakilan warga, diharapkan persoalan dapat dibahas secara proporsional sehingga tidak berkembang menjadi konflik di lingkungan masyarakat.
Hingga pembahasan tersebut, rencana tindak lanjut masih menunggu penentuan jadwal sosialisasi dan pertemuan bersama para pihak terkait.
* Karsono selaku perwakilan pengurus Paguyuban CBD sudah menepatkan jadwal untuk pertemuan jadwal selanjutnya pada hari Jum’at Tanggal 30 Oktober 2026 , Pukul 15 : 00 WIB bertempat di Kantor pengelola CBD Turut dihadiri oleh Pengurus PT,RRAA – PT ,AMS – jajaran pengurus Paguyuban CBD – dan dihadiri oleh jajaran pengurus RW 014 Cengkareng Timur,
Rham/Red
Tim publikasi 014









