JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Perumda Air Minum Jaya (PAM Jaya) terus memperluas pembangunan jaringan perpipaan untuk meningkatkan layanan air bersih bagi masyarakat.
Salah satu proyek yang saat ini berjalan berada di Jalan Malaka 1, Jalan Malaka 2, Jalan Malaka 3, dan Jalan Rorotan II, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur Hilir. Proyek ini juga menjadi bagian dari program pembangunan sarana air bersih sepanjang 1.000 kilometer pada 2026.
Pekerjaan di kawasan Malaka-Rorotan dilaksanakan PT Air Bersih Jakarta (ABJ) melalui PT Buana Djaya Harapan sebagai subkontraktor.
Pembangunan jaringan pipa tersebut ditujukan untuk meningkatkan volume pasokan air bagi pelanggan PAM Jaya di sekitar Malaka dan Rorotan.
Kebutuhan pembangunan jaringan baru muncul seiring keluhan pelanggan yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan air. Selain itu, kualitas air di sejumlah wilayah tersebut juga dinilai masih membutuhkan peningkatan.
Penanggung jawab kegiatan, Agung Wijayanto, mengatakan pembangunan jaringan perpipaan menjadi bagian dari upaya PAM Jaya memperluas layanan air bersih bagi masyarakat Jakarta.
“Pembangunan jaringan perpipaan air ini merupakan upaya dan program dari PAM Jaya dengan tujuan agar warga Jakarta bisa mendapatkan layanan air bersih pada tahun 2029 mendatang,” ungkap Agung Wijayanto, Senin (21/9/2026).
Saat ini, pelaksana proyek tengah mengejar target pemasangan pipa. Pekerjaan berlangsung siang dan malam untuk mempercepat penyelesaian pembangunan jaringan.
Namun, aktivitas proyek tersebut berdampak pada kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi lokasi pekerjaan. Kemacetan terjadi karena proses pembangunan jaringan pipa berlangsung di area jalan yang digunakan masyarakat.
“Oleh sebab iku, kami memohon maaf dan meminta kesabarannya untuk semua masyarakat dan pengguna jalan yang melalui jalan yang terdampak kemacetan lalu lintas tersebut,” imbuhnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, pihak pelaksana menyiapkan petugas pengatur lalu lintas atau flagman dari masyarakat sekitar.
Petugas tersebut dipilih dari warga yang memahami kondisi dan karakteristik lingkungan setempat. Selain itu, pelaksana proyek melakukan koordinasi dengan sejumlah unsur terkait.
Koordinasi dilakukan bersama Kepolisian, Koramil, satuan lalu lintas, Dinas Perhubungan, pihak kecamatan, serta kelurahan. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengatur arus kendaraan selama pekerjaan berlangsung.
Agung juga menyampaikan apresiasi kepada PAM Jaya dan PT Air Bersih Jakarta yang telah memberikan kepercayaan kepada PT Buana Djaya Harapan untuk mengerjakan pembangunan jaringan pipa SPAM.
Menurut dia, pembangunan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung kepada pelanggan PAM Jaya, khususnya masyarakat yang tinggal di sekitar Malaka dan Rorotan.
“Program ini adalah pelayanan air bersih kepada pelanggan khususnya masyarakat sekitar semakin membaik dan lancar serta semakin baik kualitas airnya,” tutupnya.
(my/my)









