RepublikeXpose.com //
JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jakarta Barat memperkuat kolaborasi dalam upaya meningkatkan pembinaan olahraga prestasi. Salah satu langkah strategis yang disepakati adalah penyediaan pusat latihan terpadu bagi cabang olahraga beladiri di Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, dengan jajaran pengurus KONI Jakarta Barat di Kantor Wali Kota, Senin (29/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Pemkot Jakarta Barat menyiapkan ruang di Lantai 10 Kantor Wali Kota sebagai pusat pembinaan dan latihan bagi sejumlah cabang olahraga beladiri, seperti taekwondo, judo, pencak silat, dan karate. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan atlet akan tempat latihan yang representatif sekaligus mengurangi beban biaya sewa gelanggang olahraga yang selama ini menjadi kendala pembinaan.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyambut positif berbagai program yang disiapkan pengurus KONI Jakarta Barat periode 2026–2030. Menurutnya, pembinaan atlet membutuhkan dukungan lintas sektor agar dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kami mendukung langkah-langkah yang dilakukan KONI Jakarta Barat dalam membangun olahraga prestasi. Sinergi dengan dunia usaha, institusi pendidikan, dan berbagai mitra strategis perlu terus diperkuat agar pembinaan atlet dapat berlangsung secara berkesinambungan,” ujar Iin.
Ia berharap fasilitas yang disediakan pemerintah daerah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jakarta Barat di berbagai ajang olahraga.
Sementara itu, Ketua KONI Jakarta Barat, Agus Ramdani, mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan Pemkot Jakarta Barat terhadap pengembangan olahraga prestasi di wilayahnya.
Menurut Agus, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar fasilitas latihan tersebut dapat segera digunakan secara maksimal. Pembahasan teknis akan mencakup pengaturan operasional gedung, khususnya pada malam hari dan akhir pekan, sehingga tidak mengganggu aktivitas perkantoran.
“Fasilitas ini akan menjadi solusi bagi cabang-cabang olahraga yang selama ini terkendala biaya sewa tempat latihan. Kami optimistis keberadaan pusat latihan terpadu akan meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara lebih efektif dan terarah,” kata Agus.
Selain memperkuat fasilitas pembinaan, KONI Jakarta Barat juga tengah menyiapkan sejumlah agenda olahraga sebagai bagian dari program kerja organisasi. Salah satunya adalah penyelenggaraan Turnamen Wali Kota Cup, yang dirancang menjadi ajang kompetisi sekaligus sarana menjaring bibit-bibit atlet potensial dari berbagai cabang olahraga.
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga mengundang Wali Kota Jakarta Barat untuk menghadiri pelantikan Pengurus KONI Jakarta Barat periode 2026–2030 yang dijadwalkan berlangsung pada pekan ketiga Juli 2026.
Kolaborasi antara Pemkot Jakarta Barat dan KONI diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih profesional. Dukungan fasilitas yang memadai, dipadukan dengan tata kelola organisasi yang modern dan pembinaan yang berkesinambungan, diyakini akan mempercepat lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jakarta Barat di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.*









