Deputi Keamanan Roxy Mas Bertindak Arogan Terhadap Seorang Wanita Pemilik Toko

- Jurnalis

Selasa, 14 November 2023 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RepublikeXpose – Jakarta

Deputi Keamanan Roxy Mas yang bernama Roni dan seorang wanita pemilik toko DV saling dorong dorongan di halaman depan roxy Mas pada hari Minggu (12/11/2023) sore pukul 20:00 WIB sampai ada kata kata kotor dengan penuh ancaman dan terkesan melecehkan pemilik toko tersebut.

Kejadian ini dianggap telah mencoreng nama baik pemilik toko DV yang saat itu sedang mencari customer atau pembeli di area depan luar pagar atau di jalan raya karena merasa toko sepi dan tidak ada pembeli. Upaya ini dilakukan pemilik agar tetap bertahan hidup dan menyambung sewa toko, Ia pun tak mau berdiam diri dan tetap berusaha dengan cara jemput bola.

Namun setelah DV mendapat pembeli, pihak keamanan mencekal pembeli tersebut dan mempengaruhinya dengan omongan ‘jangan beli sama orang itu, dia calo’. Pembeli tersebut menjadi takut dan memilih kabur karena ada ucapan yang seharusnya tidak perlu dilontarkan oleh seorang keamanan.

DV mengaku perlakuan ini bukan hanya sekali saja ia terima, tapi sudah sering ia dikatakan calo bahkan sampai ia pernah dilecehkan oleh rekan atau anak buah Roni dengan cara menawarkan ‘cewe ini boleh di coba, 50 ribu pun bisa di bawa pulang’ kepada seorang sopir bajai yang mangkal di kawasan Roxy Mas.

“Harga diri saya sudah kaya pelacur,” ujar DV.

Saat awak media bertemu DRS selaku pihak pengelola dan mengkonfirmasi kejadian Video cekcok tersebut, Roni tidak bisa menjelaskan apa apa dan tidak ada niat untuk meminta maaf atas kejadian tersebut yang mana pada saat kejadianpun dia bahkan menyebutkan bahwa tidak boleh mencari pembeli di luar. DRS pun tidak bisa menunjukkan bukti aturan apa apa secara tertulis.

Baca Juga:  Pelaku Penipuan Tukar Kartu ATM Diringkus Sat Reskrim Polres Metro Jakpus

“Saya merasa hak saya untuk berjualan dan mendapatkan pembeli dirampas oleh petugas keamanan di sini,” pungkas DV.

(Red).

Berita Terkait

Diduga Selewengkan Dana BOS, Kepsek SMKN I Larantuka Resmi Di Tahan Kejari Flotim
Polsek Kalideres Ungkap Kasus Jambret di Citra Garden 2, Pelaku Ditangkap di Cengkareng
Ngaku Polisi, Tipu Pasangan Muda Jual Motor – Dua Pelaku Diciduk Satreskrim Polres Jakbar
Kasus Ancam Bunuh Ibu Tiri Di Tesbatan, Polsek Amarasi Diminta Segera Tindaklanjuti
Pembangunan Gerai Mie Gacoan di Kota Sukabumi Disoal Warga, Izinnya Dipertanyakan
Operasi Berantas Jaya 2025: Polda Metro Tumpas Pungli Parkir Ilegal di Rusunami City Garden
Bareskrim Polri: Strategi Penyelamatan Pagar Laut dan Ijazah Palsu Jokowi
Diduga Kabur, Kuasa Direktur CV Pulung Nusantara, Tak Bayar Upah Tenaga Kerja Rp. 313 Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 Juli 2025 - 22:05 WIB

Diduga Selewengkan Dana BOS, Kepsek SMKN I Larantuka Resmi Di Tahan Kejari Flotim

Kamis, 3 Juli 2025 - 21:59 WIB

Polsek Kalideres Ungkap Kasus Jambret di Citra Garden 2, Pelaku Ditangkap di Cengkareng

Sabtu, 28 Juni 2025 - 23:17 WIB

Ngaku Polisi, Tipu Pasangan Muda Jual Motor – Dua Pelaku Diciduk Satreskrim Polres Jakbar

Selasa, 24 Juni 2025 - 18:03 WIB

Kasus Ancam Bunuh Ibu Tiri Di Tesbatan, Polsek Amarasi Diminta Segera Tindaklanjuti

Jumat, 23 Mei 2025 - 11:52 WIB

Pembangunan Gerai Mie Gacoan di Kota Sukabumi Disoal Warga, Izinnya Dipertanyakan

Berita Terbaru

News

Deklarasi Organisasi KDM KU di Tapos 1 Tenjolaya Bogor

Minggu, 31 Agu 2025 - 13:52 WIB