KIBMA Beri Masukan ke Kementrian ATR/BPN Soal Mafia Tanah, Jangan Sampai Jadi Gulungan Es, Bahaya….!!!

- Jurnalis

Jumat, 31 Maret 2023 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Jakarta, RepublikeXpose.com
Masih corat marutnya penyelesain sengkata tanh di indonesia membuat Komite Indonesia Bebas Mafia (KIBMA) memberikan solusi kepada Kementrian ATR/BPN (Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional).


Penyampaian solusi itu setelah KIBMA mengadakan pertemuan dengan para “Korban Mafia Tanah dan Aktivis” dilanjutkan buka puasa bersama di Markas KIBMA, Jalan Penjernihan Tanah Abang Jakarta Pusat.
Pada kesempatan itu, Erros Djarot selaku Ketua Umum KIBMA mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada terobosan yang signifikan dari Kementrian ATR/BPN soal perkara sengketa atas tanah termasuk lambannya penyelesaian program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Langsung).
“Belum adanya terobosan berarti, makanya KIBMA memberikan solusi buat Kementrian ATR/BPN,” ujar Erros Djarot, Jumat (31/3/2023).
KIBMA akan memberikan masukan serta solusi permasalahan terhadap masih banyaknya perkara sengketa tanah yang dianggap belum memuaskan rasa keadilan dan belum sempurnanya pelaksanaan PTSL di Indonesia.
Erros pun mewanti wanti pada pemerintah jangan bermain main dengan tanah warga, bila kepercayaan warga sudah habis bisa menjadi gulungan es yang memuncak dan ini sangat bahaya.
Makanya KIMBA nantinya akan memberikan solusi terhadap keluhan para korban mafia tanah. 
“Jangan sampai penguasaan tanah dimiliki oleh segelintir atau sekelompok orang melalui praktek mafia tanah. Dan akan menimbulkan rasa kecemburuan yang berdampak pada kesenjangan sosial,” tukas Erros. 
Erros juga mengiinginkan pada pemerintah Joko Widodo harus peka terhadap permasalahan mafia tanah yang menjadi momok menakutkan bagi warga.
“Pola praktek mafia kalau dilihat berlabuh di pengadilan,  sedang warga ada yang awam dan ekonomi lemah. Ujungnya pasti kalah,” tandasnya.
Sementara itu Beathor Suryadi Wakil Ketua KIBMA menyarankan, agar semua korban harus mempunyai hak alas dasar yang kuat dan di daftarkan (diregistrasi) di KIBMA.
“Persyaratan administrasi harus lengkap, baik kepemilikan dasar atas tanah dan riwayat tanah (warkah) harus ada. Sehingga bila didampingi KIBMA sudah ada dasar kuat,” ujar Beathor. 
Beathor juga menambahkan bila terjadi sengketa, maka tinggal adu data saja. 
“Bila terjadi pencaplokan tanah maka adu data inilah yang terpenting. Bukan kekuatan super body” tambah Beathor. 
Perlu diketahui, acara sialhturahmi itu dihadiri sekitar 40 orang dari korban atas mafia tanah termasuk dari kabupaten Tobasa Sumatra Utara.
RE/Rbt/Red
Baca Juga:  Perkara Pemalsuan Dokumen Tanah Di TTS, Memasuki Tahap Gelar Perkara

Berita Terkait

Diduga Selewengkan Dana BOS, Kepsek SMKN I Larantuka Resmi Di Tahan Kejari Flotim
Polsek Kalideres Ungkap Kasus Jambret di Citra Garden 2, Pelaku Ditangkap di Cengkareng
Ngaku Polisi, Tipu Pasangan Muda Jual Motor – Dua Pelaku Diciduk Satreskrim Polres Jakbar
Kasus Ancam Bunuh Ibu Tiri Di Tesbatan, Polsek Amarasi Diminta Segera Tindaklanjuti
Pembangunan Gerai Mie Gacoan di Kota Sukabumi Disoal Warga, Izinnya Dipertanyakan
Operasi Berantas Jaya 2025: Polda Metro Tumpas Pungli Parkir Ilegal di Rusunami City Garden
Bareskrim Polri: Strategi Penyelamatan Pagar Laut dan Ijazah Palsu Jokowi
Diduga Kabur, Kuasa Direktur CV Pulung Nusantara, Tak Bayar Upah Tenaga Kerja Rp. 313 Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 Juli 2025 - 22:05 WIB

Diduga Selewengkan Dana BOS, Kepsek SMKN I Larantuka Resmi Di Tahan Kejari Flotim

Kamis, 3 Juli 2025 - 21:59 WIB

Polsek Kalideres Ungkap Kasus Jambret di Citra Garden 2, Pelaku Ditangkap di Cengkareng

Sabtu, 28 Juni 2025 - 23:17 WIB

Ngaku Polisi, Tipu Pasangan Muda Jual Motor – Dua Pelaku Diciduk Satreskrim Polres Jakbar

Selasa, 24 Juni 2025 - 18:03 WIB

Kasus Ancam Bunuh Ibu Tiri Di Tesbatan, Polsek Amarasi Diminta Segera Tindaklanjuti

Jumat, 23 Mei 2025 - 11:52 WIB

Pembangunan Gerai Mie Gacoan di Kota Sukabumi Disoal Warga, Izinnya Dipertanyakan

Berita Terbaru

News

Redam Aksi Massa Prajurit TNI Laksanakan Aksi Humanis

Jumat, 29 Agu 2025 - 17:16 WIB