SMP 3 Toba Balige Perbanyak Kran Air agar Siswa Terhindar Covid-19

News45 Dilihat
Republikexpose.com. Balige : Belum seumur jagung menjabat Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Balige , ternyata sudah banyak berbuat kenyamanan dan keindahan di sekolah. Itulah yang dilakukan Kepala SMP Negeri 3 Balige Jimson Simanullang, Spd, Msi dimana, baru dua bulan jalan mengemban kepala SMP  negeri 3 Balige sudah banyak berbuat keindahan seperti di tiap tiap pintu masuk ruang kelas belajar dibuat kran air dilengkapi wastafel aluminium. Semuanya ada 15 kran air dan air langsung mengalir ke taman termasuk satu kran air di pintu masuk sekolah. ” Jadi fasilis air kran ini kita buat untuk siswa yang berjumlah 240, sakaligus fasilis air kran ke masyarakat lingkungan sekolah,” demikian kisah Jimson Simanullang ketika dijumpai Republikexpose di ruang kerjanya, Senin, (20 /9-2021). 
Pak Manullang ternyata suka yang  indah indah dan berusaha berbuat yang terbaik bagi sekolah, siswa, guru termasuk kepada lingkungan . Sebab, hampir tiap hari fasilitas di sekolah itu seperti lapangan bola yang sangat luas dapat dipakai ole warga setempat berolah raga, main bola dan kebugaran . Hanya saja masyarakat sekitar sehabis bermain ada ada saja sampah bercecer di halaman. Ya biasalah, terpaksa guru guru extra kerja memungut sampah sekalian olah ragalah, ujar pak Manullang dengan penuh keramahtamahan seraya menyuguhkan teh manis hangat kepada Republikexpose.
Seluruh  Ruangan Dicat
Rupanya , pak Manullang tak puas hanya membuat kran air di tiap pintu masuk ruang sekolah dan pintu masuk ruang guru. Seluruh ruangan dicat warna biru dinding bawah dan warna putih dinding atas . Semua dicat. Tak hanya itu, yang dulunya hanya tersedia satu tower air, sekarang menjadi tiga tower. Berarti ada tambahan dua tower air. Itu semuanya supanya seluruh siswa dan guru terfasilitasi air bersih apalagi di musim covid-19 ini dimana sebelum memasuki ruang kelas semua siswa dan guru wajib cucitangan . 
Ketika ditanya, sumber dana membangun 2 tower dilengkapi jetpump mesin air yang biayanya cukup besar, pak manullang hanya senyum dan ramah.
Ujian sistem Computerisasi
Mungkin di era informasi computer sekarang ini sudah semua smp negeri maupun swasta. menggunakan komputer di kala ujian tiba.  Seperti di smp 3 Balige ini tersedia komputer sebanyak 45 . Artinya para siswa berlaku sistem pembagian bergilir untuk mencukupi komputer. “Jadi tidak lagi ujian pake kertas tulis seperti jaman dulu,” ujar pak simanullang yang sudah pernah kepala sekolah smp di wilayh Balige jadi sudah berpengalaman memimpin. 
Kelas Unggulan
Ternyata hampir seluruh smp negeri di Balige, Toba sudah ada kelas unggulan, seperti smp negeri 2 Balige dibawah pimpinan T boru Purba, Spd. Ketika dittanya tujuannya, pak Jimson Manullang mengatakan semuanya untu siap mengisi sekolah unggulan yang ada di Balige. Jagi bersaing. Sistemnya sama yakni diuji tiap kelas   , kelas 7, 8 dan kelas 9 . Dari hasil seleksi diambil nilai ujian peringkat tertinggi hingga mencapai 24 siswa per kelas. Nantinya bisa lulus seleksi di  sma unggulan Yayasan sma sopo surung dan sma Del. Demikian pak Jimson Simanullang menjelaskan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *