RepublikeXpose.com : JAKARTA— Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Harimau Raya menggelar pertemuan dan rapat kerja bersama jajaran pengurus DPD DKI Jakarta, DPC Jakarta Utara, DPC Bekasi Raya, serta Kepala Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Bekasi Barat untuk merumuskan program kerja dan arah kebijakan organisasi dalam jangka panjang.
Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Umum LBH Harimau Raya, Dimas Wahyu, S.H., Pid., didampingi Wakil Ketua Umum A. Saiful Hayat, S.H., dan berlangsung di Lume Coffee, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).
Rapat kerja turut dihadiri Sekjen DPP Yulia, Ketua DPD DKI Nurmain bersama Sekda Zulfahmi, Ketua DPC Jakarta Utara Raden Rama, Sekretaris DPC Bekasi Raya Bob A.L., Wakil Sekretaris DPC Bekasi Raya Saeful Anwar, Advokat DPC Bekasi Raya Dede Susmia Alief, S.H., serta Kepala Posbakum Bekasi Barat Rangga Wisnu Syahputra.
Dalam sambutannya, Dimas Wahyu menekankan pentingnya kolaborasi, koordinasi, dan kerja sama seluruh jajaran dalam menjalankan program organisasi serta mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan.
“Kami percaya bahwa dengan bersatu, kita mampu menggerakkan perubahan positif dan bertransformasi untuk mencapai standar yang lebih tinggi dalam bidang penegakan hukum yang berkeadilan,” ujar Dimas.
Menurutnya, rapat kerja tersebut menjadi momentum strategis bagi jajaran LBH Harimau Raya, baik di tingkat DPD maupun DPC, untuk menyusun program yang berorientasi pada pendampingan dan bantuan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain pembahasan program kerja, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan pertukaran gagasan. Para pengurus diberikan ruang untuk menyampaikan ide, usulan, pandangan, serta masukan terkait kebutuhan masyarakat dan pengembangan organisasi di masing-masing wilayah.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum LBH Harimau Raya, A. Saiful Hayat, S.H., mengajak seluruh pengurus, advokat, paralegal, dan anggota LBH Harimau Raya di seluruh Indonesia untuk memperkuat komitmen dalam menegakkan keadilan dengan tetap menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.
“Tegakkan keadilan tanpa takut, jaga integritas, hadirkan manfaat sesuai tupoksi untuk masyarakat cilik,” tegas Saiful Hayat.
Ia mengatakan, dinamika penegakan hukum dan kebutuhan masyarakat terhadap bantuan hukum membutuhkan organisasi yang responsif, profesional, serta memiliki koordinasi yang kuat.
Karena itu, Saiful mendorong seluruh jajaran mulai dari DPP, DPD hingga DPC agar memperkuat barisan organisasi melalui sejumlah prinsip kerja.
Pertama, respons cepat dan proaktif. Setiap pengaduan masyarakat, terutama dari kalangan kurang mampu dan kelompok yang membutuhkan perlindungan hukum, diharapkan segera mendapatkan respons.
Kedua, menjaga integritas dan profesionalisme. Pendampingan maupun penanganan perkara harus dilakukan dengan mengedepankan ketentuan hukum yang berlaku serta kode etik profesi.
Ketiga, solidaritas dan satu komando. Koordinasi antarwilayah dinilai penting untuk menjaga soliditas internal dan memperkuat sinergi dalam menangani persoalan hukum masyarakat.
Keempat, edukasi hukum berkelanjutan. LBH Harimau Raya didorong tidak hanya memberikan pendampingan secara litigasi, tetapi juga meningkatkan literasi hukum masyarakat agar memahami hak dan kewajibannya di hadapan hukum.
Saiful menegaskan, keberadaan LBH Harimau Raya diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan akses terhadap pendampingan dan bantuan hukum.
“Auman keberanian Harimau Raya harus menjadi simbol harapan bagi mereka yang mencari keadilan. Jalankan tugas dengan niat tulus, keahlian yang tajam, dan keberanian tanpa kompromi,” pungkasnya.
Melalui rapat kerja tersebut, LBH Harimau Raya menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat.
Tercapai Keadilan, Jaya LBH Harimau Raya!
Rham/ Red









