RepublikrXpose.com = TANGERANG // Personel Tim SAR Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke kawasan Taman Asri Larangan, Ciledug, Jumat (20/2/2026), menyusul banjir yang kembali merendam permukiman. Ketinggian air di akses jalan utama terpantau sekitar 30 sentimeter, sementara di Blok J, K, dan L mencapai kurang lebih satu meter. Satu tim SAR dengan perahu karet, mesin tempel, pelampung, serta perlengkapan pendukung lainnya disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan evakuasi.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menegaskan bahwa kehadiran personel di lokasi merupakan wujud respons cepat Polri dalam menjamin keselamatan masyarakat di wilayah terdampak. “Kami memastikan personel beserta peralatan SAR selalu siap digerakkan. Keselamatan warga menjadi prioritas, terutama di titik yang kerap mengalami genangan tinggi saat musim hujan,” ujarnya.
Patroli rayonisasi dan kesiapsiagaan evakuasi SAR terus dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus pelayanan kemanusiaan. Koordinasi dengan unsur setempat dinilai penting untuk memetakan kondisi riil di lapangan. Meski sebagian warga memilih bertahan, tim SAR Brimob tetap bersiaga guna merespons cepat apabila situasi berubah.
Berdasarkan pemantauan, banjir di kawasan tersebut kerap terjadi saat intensitas hujan meningkat. Kehadiran Brimob diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempercepat penanganan jika debit air bertambah atau masyarakat membutuhkan bantuan darurat.
Polri mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mematikan aliran listrik pada rumah yang tergenang, serta segera melapor kepada petugas jika memerlukan pertolongan. Sinergi antara aparat dan warga menjadi faktor penting untuk meminimalisasi risiko serta menjaga keselamatan bersama di tengah kondisi cuaca yang dinamis.
Red **
Humas Brimob PMJ









