RepublikeXpose.com =
KUPANG // Atlet penyandang Disabilitas asal Nusa Tenggara Timur ( NTT), Alfin Nomleni, akhirnya berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah Internasional di Asean Para Games para Sea Games ke 13 Tahun 2026.
Terbukti kedatangan Alfin Nomleni
di Bandar Udara El Tari – Kupang, pada Rabu (28/01/2026) siang, di sambut hangat Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Johni Asadoma dengan rasa bangga.
Alfin Nomleni yang sebelumnya pada perhelatan Asean Para Games ke-13 Tahun 2026 yang berlangsung pada 20-25 Januari 2026 di Nakhon Ratchasima, Thailand, berhasil mempersembahkan tiga (3) medali emas sekaligus.
Selain mempersembahkan 3 emas, Aflin Nomleni juga sukses mencatatkan namanya diposisi pertama pada nomor lari 400m T20 Putra Tuna Grahita, 800m T20 Putra Tuna Grahita, dan 1.500m T20 Putra Tuna Grahita pada lintasan Atletik Asean Para Games ke 13 tahun 2026.
Wagub Johni Asadoma pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang di raih Alfin Nomleni, sehingga membuat Bendera Merah Putih berkibar tiga kali bawah langit Nakhon Ratchasima Thailand.
“Apa yang telah digapai oleh Alfin Nomleni menjadi bukti kerja keras, kegigihan, disiplin dan semangat pantang menyerah oleh salah satu Atlet disabilitas terbaik Indonesia asal NTT tersebut”. ungkap Asadoma.
Baginya prestasi yang raih Alfin Nomleni Ini, sangat sangat membanggakan dan kiranya menjadi motivasi dan inspirasi bagi Atlet-Atlet lainnya.
” Terus bermimpi, berjuang, bekerja keras pantang menyerah untuk meraih hasil terbaik dan mempersembahkan medali emas pada setiap kejuaraan yang diikuti Altet-Atlet NTT kita,” harap Wagub Johni Asadoma.
Terpisah Ketua National Paralimpic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi NTT, Viktor Haning yang turut hadir pada momentum penyambutan tersebut mengatakan, prestasi yang diraih Alfin Nomleni terasa sangat istimewa.
Dirinya menyebut, khusus di nomor lari 400 meter T20 putra, Alfin Nomleni akhirnya berhasil mematahkan dominasi Atlet asal Malaysia, Nor Azmi Muhammad Ammar Aiman, yang sudah sejak lama selalu
menjadi momok bagi Alfin.
“Alfin finis di posisi pertama dengan catatan waktu 48,41 detik. Alfin unggul tipis dari Nor Azmi (48,83 detik) dan atlet Filipina Palermo Jan Jyro (49,84 detik). Beberapa kali pertemuan, tepatnya sembilan kali pertemuan, Nor Azmi selalu mengungguli Alfin. Tapii kali ini Alfin berhasil mengalahkannya,” terang Viktor Haning, bangga.
Dikatakannya, hasil yang diraih Alfin merupakan buah kerja keras, disiplin, dan ketekunan selama masa pelatihan.
“Alfin Atlet yang disiplin, tekun dan selalu berlatih keras. Prestasi yang Ia raih ini buah dari latihannya selama ini,” ucapnya.
Apa yang telah diraih Alfin Nomleni lanjut Viktor, membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang dalam menggapai mimpi dan berprestasi bagi daerah dan negara. Dan kesuksesan Alfin menjadi pengingat dan motivasi bagi anak-anak NTT lainnya bahwa keberhasilan hanya dapat terwujud jika dilalui dengan kerja keras, ketekunan, disiplin dan keberanian.
( CB/tim) Red









