RepublikeXpose – Jakarta
Menilik pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melanjutkan Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN-KSB) kepada pemerintahan Prabowo Subianto sangatlah membantu bagi para pelaku perkebunan kelapa sawit.
“Pemerintahan Prabowo akan menindak lanjuti RAN-KSB dan itu membuat para pelaku seperti petani, pengusaha dan rakyat akan menjadi tuan rumah di negri sendiri,” ujar Rustian, Presiden Direktur Grup Rokan, Kamis, (18/4/2024) di bilangan Jatinegara Jakarta Timur saat bertemu awak media.
Rustian yang pernah menjadi korban ketidak pastian hukum di tahun 2004 terkait dugaan korupsi penyalagunaan pinjaman, masih berharap dan berkeyakinan bahwa pemerintahan Probowo ke depan mengarah pada pro-rakyat dimana salah satunya melanjutkan kebijakan RAN-KSB.

“Nantinya kebijakan yang akan dijalankan pemerintahan Prabowo dapat menyegarkan kembali perkebunan kelapa sawit dengan mengkaryakan keberadaan aset yang dimiliki bangsa sendiri,” ujar Rustian.
Sehingga antara pekerja, pengusaha dan pemerintah sama sama di untungkan. Jadi tidak perlu ikut campur asing pada sistem pengelolaan sampai pemasarannya,” lanjut Rustian.
“Tenaga dan pengelolaan perkebunan sawit tidak perlu dari asing. Kita mampu kok dengan keadaan skill sendiri. Sehingga menjadi tuan rumah di negeri sendiri dapat membantu perekonomian kita,” ungkapnya.
“Dan bila kebijakan itu dijalankan pemerintahan Prabowo secara murni dan berkelanjutan dengan konsep yang ada, maka tidak dapat kemungkinan indonesia akan lebih maju sebagai negara penghasil sawit di dunia,” tutupnya.
(Red).