RepublikeXpose.com =
JAKARTA – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimaknai sebagai waktu untuk kembali kepada fitrah, mempererat persaudaraan, serta membuka lembaran baru yang lebih baik. Pendiri organisasi Persaudaraan Timur Raya (PETIR), Semmy Manafe, bersama keluarga menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penuh makna bagi seluruh anggota dan masyarakat luas.
Dalam pernyataannya, Semmy menekankan bahwa gema takbir yang berkumandang bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi simbol kemenangan spiritual setelah menjalani ibadah selama bulan Ramadan. Ia menyebut, setiap ujian dan godaan yang dilalui merupakan bagian dari proses pembentukan diri menuju insan yang lebih bertakwa.
“Ini adalah momen di mana kita menyadari bahwa Allah telah menuntun kita melewati berbagai ujian. Semoga ke depan, setiap langkah kehidupan yang kita jalani selalu dalam lindungan-Nya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Semmy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal membersihkan hati dari amarah, kebencian, dan luka batin. Menurutnya, membuka pintu maaf dengan tulus merupakan kunci untuk memperkuat hubungan antarsesama.
Di lingkungan internal Persaudaraan Timur Raya (PETIR), ia juga mengingatkan pentingnya introspeksi diri bagi seluruh anggota, khususnya yang berada di Rumah Adat PETIR. Momen Lebaran dinilai sebagai kesempatan untuk saling memaafkan dan memperbaiki diri demi menjadi pribadi yang lebih baik ke depan.
“Atas nama pribadi dan seluruh anggota Persaudaraan Timur Raya (PETIR), kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama ini terdapat kesalahan, baik disengaja maupun tidak disengaja, yang mungkin telah menyakiti hati sesama,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Semmy Manafe menyampaikan harapan agar semangat Idul Fitri dapat mempererat persaudaraan lintas elemen masyarakat serta membawa kedamaian dalam kehidupan bersama.
“Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.
Red **









