RepublikeXpose.com =
JAKARTA — Saat sebagian warga menikmati malam Minggu, Satuan Brimob Polda Metro Jaya justru meningkatkan kesiapsiagaan. Patroli Cipta Kondisi dan Patroli Gabungan digelar hingga dini hari di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur, Sabtu malam hingga Minggu dini hari (24–25 Januari 2026), sebagai bentuk kehadiran Brimob selama 24 jam.
Malam Minggu yang rawan balap liar dan tawuran menjadi fokus pengamanan. personel Brimob menyisir sejumlah titik rawan dan bergerak cepat menindak potensi gangguan kamtibmas. Hasilnya, aksi balap liar berhasil dihentikan dan sejumlah sepeda motor diamankan, sebagian di antaranya tanpa tanda nomor kendaraan bermotor.
Selain itu, upaya tawuran di beberapa lokasi berhasil digagalkan sebelum terjadi bentrokan. Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit, botol berisi cairan berbahaya, handphone, serta kendaraan roda dua yang diduga digunakan untuk aksi tawuran.
Patroli tidak hanya dilakukan di jalanan. Brimob juga memantau aktivitas di media sosial dan mendeteksi adanya ajakan tawuran. Tim kemudian bergerak ke lokasi dan mengamankan sejumlah pelaku beserta barang bukti untuk diserahkan ke Polsek terkait.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Brimob selalu siap menjadi garda terdepan penjaga keamanan masyarakat.
“Kami hadir untuk masyarakat 24 jam penuh. Tidak ada kata terlambat, tidak ada batas tempat. Begitu ada potensi gangguan kamtibmas, Brimob langsung bergerak,” tegasnya.
Patroli dilaksanakan secara terpadu bersama Polres Metro Jakarta Timur dan jajaran Polsek untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif hingga dini hari.
Brimob Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak terlibat tawuran maupun balap liar, serta segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan keamanan.
Red **
Humas Brimob PMJ









