KAPOLRES JAKARTA PUSAT KOMBES HENGKY HARYADI GENCARKAN GERAKAN VAKSINASI MERDEKA

REPUBLIKEXOSE.COM – Jakarta, Launching gerakan “Vaksinasi Merdeka” oleh Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo dari Mabes Polri secara virtual, pada Minggu (1/8), diikuti seluruh jajaran Polda Metro Jaya.
Di Polres Metro Jakarta Pusat, kegiatan secara virtual itu diikuti Kapolres  Kombes Pol Hengky Haryadi, Dandim 05-01 Kolonel Lukman Arif, Wali Kota Jakarta Pusat Dani Sukma, dan dokter Puskesmas Cempaka Putih dr. Murni Lusiana MKM.
Gerakan “Vaksinasi Merdeka” merupakan strategi baru vaksinasi warga masyarakat dilakukan secara gencar hingga menjangkau 900 RW yang ada di DKI Jakarta. Ada target yang ingin dicapai lewat gerakan ini. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yakin target 70% vaksinasi warga DKI Jakarta akan tercapai. Sehingga pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2021 target itu terbukti.
Ditemui di sela-sela kesibukannya di Cempaka Putih Barat Rawasari, Kombes Pol Hengky Heryadi mengatakan gerakan “Vaksinasi Merdeka” ini dilakukan secara sporadis, masuk menemui warga di RT/RW dan warga pinggiran, yang selama ini sulit dijangkau petugas.
Di Jakarta Pusat berdasarkan analisa dan evaluasi Forum Kota di pusatkan di 44 titik. Para relawan banyak yang terlibat dalam aksi ini, didasarkan pada program “Jakarta Memanggil”. Dalam pelaksanaannya Polres Jakarta Pusat dibantu Komandan Kodim, Pemkot, dan pelbagai pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya seperti PMI, pelaku usaha dan relawan diundang lewat program “Jakarta Memanggil” itu.
Semoga pada Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus nanti, target itu tercapai.tutur Hengky optimis. Ke depan, “kita harus bahu-membahu menyukseskan vaksinasi merdeka”. Program ini bukan semata-mata dilakukan oleh Polda saja, melainkan bersama-sama semua pihak terkait. Misalnya Pemkot juga sudah lakukan vaksinasi keliling dan statis ini saling melengkapi.
Hengky mengingatkan pandemi Covid-19 harus dipandang sebagai musuh bersama, sehingga butuh keterlibatan semua pihak, kontribusi antara pemerintah dan komponen bangsa seperti pelaku usaha, dokter, nakes, relawan.
Oleh karena itu “Vaksinasi Merdeka” menjadi strategi baru membantu masyarakat mendapatkan vaksin sebagai bagian dari upaya membangun kekebalan komunitas.
Sementara itu Walikota Jakarta Pusat Dani Sukma, mengatakan, ada 905.314 warga yang sedang ditargetkan mendapatkan vaksinasi. Wilayah Jakarta Pusat masih harus masuk ke daerah yang padat penduduk. Vaksinasi Merdeka ini akan bergulir masuk ke RW yang cakupan vaksinasinya masih perlu ditingkatkan, ucap Dani Sukma.
Penulis : RIKA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *